Archive

Archive for November, 2010

Fungsi Tanggal dan Waktu (Date/Time)

30 November 2010 6 comments

1. date – Format tanggal dan waktu lokal

Sintaks :

date ( string $format [, int $timestamp ] )

Parameter : $format, adalah format-format tanggal dan waktu yang ingin ditampilkan, berikut adalah format-format untuk tanggal dan waktu :

format karakter Deskripsi Contoh Hasil
Hari/Tanggal
d Tanggal dua digit dalam 1 bulan, jika 1 digit ada nol depannya 01 to 31
D Nama hari dalam 1 minggu, 3 huruf Mon sampai Sun
j Tanggal dalam 1 bulan, tanpa nol depannya 1 to 31
l (huruf kecil ‘L’) Nama hari dalam 1 minggu Sunday sampai Saturday
N ISO-8601 angka yang menunjukkan hari (PHP 5.1.0) 1 (untuk Senin) sampai 7 (untuk Minggu)
S suffix bahasa inggris untuk tanggal, 2 karakter st, nd, rd or th. disatukan dengan j
w Angka yang menunjukkan hari seminggu 0 (Untuk Minggu) sampai 6 (untuk sabtu)
z Tanggal dalam 1 tahun (dimulai dari 0) 0 sampai 365
Minggu
W ISO-8601 nomor minggu dalam 1 tahun, mingguan/week dimulai dari hari Senin Contoh: 42 (Minggu ke 42 dalam tahun)
Bulan
F Nama bulan, seperti January atau March January sampai December
m Angka yang menunjukkan bulan, 2 digit 01 sampai 12
M Nama bulan, 3 huruf Jan sampai Dec
n Angka yang menunjukkan bulan 1 sampai 12
t Jumlah hari bulan yang ditentukan 28 sampai 31
Tahun
Y Tahun 4 digit Contoh: 1999 atau 2003
y tahun 2 digit Contoh: 99 atau 03
Waktu
a Huruf kecil Ante meridiem (am) dan Post meridiem (pm) am atau pm
A Huruf besar Ante meridiem (am) dan Post meridiem (pm) AM atau PM
B Swatch Internet time 000 sampai 999
g Format 12 jam, tanpa 0 1 sampai 12
G Format 24 jam, tanpa 0 0 sampai 23
h Format 12 jam, 2 digit, dengan 0 depannya 01 sampai 12
H Format 24 jam, 2 digit, dengan 0 depannya 00 sampai 23
i Menit 00 sampai 59
s Detik 00 sampai 59
u Microseconds (PHP 5.2.2) Contoh: 54321
Timezone
e Pengidentifikasi Timezone (PHP 5.1.0) Contoh: UTC, GMT, Atlantic/Azores
O perbedaan terhadap waktu Greenwich (GMT) dalam jam Contoh: +0200
P perbedaan terhadap waktu Greenwich (GMT) dalam jam ada titik dua antara jam dan menit (PHP 5.1.3) Contoh: +02:00
T Singkatan Timezone Contoh: EST, MDT
Full Date/Time
c Tanggal ISO 8601  (PHP 5) 2004-02-12T15:19:21+00:00
r Format tanggal RFC 2822 Contoh: Thu, 21 Dec 2000 16:01:07 +0200

$timestamp, timestamp Unix (integer)

Contoh :

<?php
// Misal sekarang adalah tanggal 10 Maret, 2001, 5:16:18 pm

$today = date("F j, Y, g:i a");                 // March 10, 2001, 5:16 pm
echo $today;

$today = date("m.d.y");                         // 03.10.01
echo $today;

$today = date("j, n, Y");                       // 10, 3, 2001
echo $today;

$today = date("Ymd");                           // 20010310
echo $today;

$today = date('h-i-s, j-m-y, it is w Day');     // 05-16-18, 10-03-01, 1631 1618 6 Satpm01
echo $today;

$today = date('\i\t \i\s \t\h\e jS \d\a\y.');   // it is the 10th day.
echo $today;

$today = date("D M j G:i:s T Y");               // Sat Mar 10 17:16:18 MST 2001
echo $today;

$today = date('H:m:s \m \i\s\ \m\o\n\t\h');     // 17:03:18 m is month
echo $today;

$today = date("H:i:s");                         // 17:16:18
echo $today;
?>

Read more…

Advertisements
Categories: PHP Tags: , , ,

Kompresi Run length Encodin(RLE)

10 November 2010 Leave a comment

Merupakan kompresi data teks yang dilakukan jika terdapat beberapa huruf yang sama ditampilkan secara berturut-turut. Terdapat dua tipe RLE yaitu RLE tipe 1 dan RLE tipe 2.

Contoh :

Data; ABCCCCCCCCDEFGGGG = 17 karakter

Dengan RLE tipe 1 (min. 4 huruf sama) ditulis; ABC8!DEFG!4 = 11 karakter

Dalam RLE tipe 1 ini terdapat suatu karakter yang tidak digunakan dalam teks seperti tanda ‘!’ yang digunakan untuk menandai. Teknik kompresi RLE tipe 1 ini memiliki kelemahan yaitu jika terdapat karakter angka, mana tanda mulai dan tanda akhir? Maka dalam RLE tipe 2 digunakanlah flag bilangan negatif untuk menandai batas sebanyak jumlah karakter tersebut.

Contoh:

Data; ABCCCCCCCCDEFGGGG = 17 Karakter

Dengan RLE tipe 2; -2AB8CDEF4G = 12 Karakter

Contoh:

Data; AB12CCCCDEEEF = 13 Karakter

Dengan RLE tipe 2; -4AB124CD3EF = 12 Karakter

Teknik kompresi dengan RLE ini berguna untuk data yang banyak memiliki kesamaan, misal teks ataupun grafik seperti icon atau gambar garis-garis yang banyak memilki kesamaan pola.

Read more…

Categories: PHP Tags: , , , ,

Algoritma Kompresi Lempel-Ziv-Welch (LZW) di PHP

10 November 2010 3 comments

Terdapat berbagai macam teknik-teknik kompresi yang diantaranya akan dijelaskan berikut ini:

1. Dictionary Based Coding Algoritma

Lempel-Ziv-Welch (LZW) menggunakan teknik adaptif dan berbasiskan “kamus” Pendahulu LZW adalah LZ77 dan LZ78 yang dikembangkan oleh Jacob Ziv dan Abraham Lempel pada tahun 1977 dan 1978. Terry Welch mengembangkan teknik tersebut pada tahun 1984. LZW banyak dipergunakan pada UNIX, GIF, V.42 untuk modem.

Algoritma Kompresi :

BEGIN
S = next input character;
While not EOF
{
C = next input character;
If s + c exists in the diactionary
S = s + c
Else
{
Output the code for s;
Add string s + c to the dictionary with a new code
S = c;
}
}
END

Read more…

Categories: PHP Tags: , , , ,

REFERENSI BUKU, TESIS dan JURNAL

7 November 2010 2 comments

Alhamdulilah Tuhan telah mengantarkan ku “kesasar” di beberapa website di bawah ini.

Awalny sih mau nyari tugas Web Engineering, lha kog malah “nyasar”!!

tapi berkat “nyasar” tadi aku bisa mendapatkan bahan-bahan yang sangat aku butuhkan.

Thanks God.

MIT Press

http://www.mitpressjournals.org/

ACM Digital Library

http://portal.acm.org


Springer Link(Berbayar)

NLP-Automatic Text Summarization

Makala/ jurnal
Ada yang free dan ada juga yang berbayar.
semuanya harus registrasi kecuali yang terakhir.

Tugas Web Engineering III

1 November 2010 1 comment


1.Jelaskan konsep integrasi sistem

Dalam konteks sistem informasi, sistem terintegrasi (integrated system) merupakan sebuah rangkaian proses untuk menghubungkan beberapa sistem-sistem komputerisasi dan software aplikasi baik secara fisik maupun secara fungsional. Sistem terintegrasi akan menggabungkan komponen sub-sub sistem ke dalam satu sistem dan menjamin fungsi-fungsi dari sub sistem tersebut sebagai satu kesatuan sistem.

Ada beberapa metode yang dapat dipergunakan dalam membangun sistem terintegrasi, sebagaimana yang direferensikan berdasarkan artikel dari Wikipedia yaitu :

  • Vertical Integration, merupakan proses mengintegrasikan sub-sub sistem berdasarkan fungsionalitas dengan menghubungkan sub-sub sistem yang sudah ada tersebut supaya bisa berinteraksi dengan sistem terpusat dengan tetap berpijak pada arsitektur sub sistem yang lama. Metode ini memiliki keuntungan yaitu dapat dilakukan dengan cepat dan hanya melibatkan beberapa entitas development yang terkait dalam proses pembuatan sistem lama. Kelemahannya, metode ini tidak memungkinkan untuk mengimplementasikan fungsi-fungsi baru atau proses bisnis baru ke dalam sub-sistem yang sudah ada – karena effort lebih tinggi ada di proses “mempelajari” arsitektur sistem lama dan menjadikannya acuan untuk membuat sistem terintegrasi. Untuk menghadirkan ekspansi fungsionalitas atau proses bisnis baru adalah harus membuat sub-sistem baru.
  • Star Integration, atau lebih dikenal sebagai spaghetti integration, adalah proses mengintegrasikan sistem dengan cara menghubungkan satu sub sistem ke semua sub-sub sistem lainnya. Sebuah fungsi bisnis yang diimplementasikan dalam sebuah sub sistem akan di-broadcast ke semua sub-sub sistem lain yang dependen terhadap fungsi bisnis tersebut supaya dapat dipergunakan sebagaimana mestinya. Untuk integrasi sistem dengan ruang lingkup kecil atau menengah dan dengan pemisahan fungsi bisnis yang jelas dan spesifik, metode integrasi ini layak untuk dipertimbangkan. Namun jika fungsi bisnis banyak terlibat di beberapa sub sistem secara dependen, pada akhir proses integrasi sistem akan terlihat sedikit “kekacauan” dalam diagram – proses interkoneksi antar sub sistem akan tampak seperti spaghetti. Efeknya, biaya perawatan dan ekspansi sistem di masa yang akan datang akan memerlukan effort yang sangat berat untuk mempelajari skema integrasi sistem berikut dependency-nya.
  • Horizontal Integration, atau ada yang mengistilahkan dengan Enterprise Service Bus (ESB), merupakan sebuah metode yang mengintegrasikan sistem dengan cara membuat suatu layer khusus yang berfungsi sebagai interpreter, dimana semua sub-sub sistem yang sudah ada akan berkomunikasi ke layer tersebut

2.Jelaskan arsitektur SOA + Gambar!

SOA singkatan dari Services Oriented Architecture, sebuah arsitektur berbasiskan pelayanan, yang memungkinkan semua entitas menjadi sebuah pelayanan yang bersifat melayani. Lebih mudahnya implementasi SOA adalah merubah sebuah aplikasi yang pertama hanya dipakai untuk entry menjadi sebuah aplikasi yang dapat berinteraksi dengan aplikasi lain, dan sifatnya tidak point-to-point. Tentu saja SOA lebih luas dari contoh yang dijelaskan. SOA itu saat ini terkadang dipaksakan mengikuti produk yang dikeluarkan vendor, yang oleh vendor besar disebut SOA Suite, tetapi sebenarnya lebih luas dari yang kita bayangkan

Gambar di atas menjelaskan arsitektur SOA pada umumnya. Terdiri dari banyak Service yang tidak saling berkomunikasi, serta memiliki masing-masing database; ESB (Enterprise Service Bus) yang mendaftar fungsi-fungsi yang ada di Service; BPM (Business Process Management) yang bertugas untuk merancang banyak bisnis proses dimana fungsi-fungsi yang digunakan diambil dari ESB; dan terakhir terdapat satu atau beberapa User Interface untuk menjalankan bisnis proses yang ada di BPM.

Selain dari penggolongan di atas, dapat pula digolongkan sebagai berikut:

1.  Data Layer, yaitu bagian dari aplikasi yang berhubungan langsung dengan database.
2.  Logic Layer, yaitu bagian dari aplikasi yang berhubungan dengan proses bisnis dalam aplikasi.
3.  Presentation Layer, yaitu bagian dari aplikasi yang menampilkan GUI ke pengguna.

Read more…

%d bloggers like this: