Archive

Archive for the ‘Serba-serbi’ Category

Memindahkan Blog WordPress Dari Localhost Ke Server Hosting

26 September 2013 Leave a comment

Pada update kali ini  akan memberikan panduan bagaimana memindahkan (migrasi) blog WordPress beserta seluruh isinya dari localhost ke server hosting. Ok, tanpa banyak cakap persiapkan secangkir kopi, sebungkus rokok, Autan, Paramex dan sedikit camilan biar lebih tenang …  :D .

Langkah migrasi dari localhost ke server hosting;

Tutorial memindahkan blog dari localhost ini singkat mudah-mudahan mudah di pahami, jadi buat yang masih baru dengan urusan WordPress tenang saja, kan udah siap Paramex :D .

1. Persiapan di Server Hosting:

  • Login ke halaman admin WordPress kemudian Settings Permalink sesuai dengan permalink yang Kamu gunakkan di localhost. Save dulu pekerjaan Kamu.
  • Buka cpanel>>file manager, hapus wp-content yang berada di directory publict_html .

hapus wp-content

  • Sekarang Buka phpmyadmin, hapus seluruh table database  blog kamu dengan cara mencontreng seluruh tabel, lalu pada drop down “With selected” pilih Drop. Selanjutnya pada pertanyaan konfirmasi untuk penghapusan pilih yes.

hapus isi database

  • Save dulu pekerjaan kamu.

2. Persiapan di Localhost:

  • Backup Database:
    • Buka phpmyadmin (http://localhost/phpmyadmin/)
    • Buka database WordPress blog kamu, contreng semua table, pada drop down “With selected” pilih Export.
    • pada Export Method, pilih  Custom – display all possible options.
    • Cari “Save output to a file”, Compression: pilih Zipped.

    compress database

    • Anda sudah memiliki backup database.
  • Backup wp-content
    • Buat file wp-content.zip dari folder wp-content dengan klik kanan “add to Archive…“.Archive format pilih zip.

3. Proses migrasi dari localhost ke server hosting

  • Upload file wp-content.zip
    • Login ke cpanel hosting Kamu, buka file manager.
    • Upload file wp-content.zip di directory publict_html, tunggu hingga proses selesai lalu extract.
  • Upload database
    • Buka kembali phpmyadmin di cpanel hosting, buka database wordpress Kamu yang tadi di kosongkan, lalu import hasil backup database (ada di komputer kamu) dengan klik menu Import.
    • Tunggu hingga proses selesai.
  • Klik SQL
  • Masukkan kode berikut, lalu klik Go.
UPDATE wp_posts SET guid = replace(guid,'http://localhost','http://domainkamu.com');
UPDATE wp_posts SET post_content = replace(post_content,'http://localhost''http://domainkamu.com');
UPDATE wp_postmeta SET meta_value = replace(meta_value,'http://localhost''http://domainkamu.com');
UPDATE wp_options SET option_value = replace(option_value,'http://localhost''http://domainkamu.com') WHERE option_name = 'home' OR option_name = 'siteurl';

Catatan: http://localhost silahkan di ganti dengan url blog Kamu di localhost,bisa jadi url kamuhttp://localhost/wordpress atau yang lainnya. Begitu juga dengan http://domainkamu.com ganti dengan nama domain Kamu yang baru.

Sampai disini seharusnya blog WordPress anda sudah dapat di buka, silahkan login ke halaman admin. Update struktur permalink untuk memastikan htacces sudah benar.

 

SOURCE

Advertisements

Cara Ambil Harga Pengiriman (Ongkos Kirim) JNE dengan PHP

3 August 2012 86 comments

Setelah melakukan pencarian panjang akhirnya saya menemukan apa yang saya cari , yaitu : cara menghitung biaya pengiriman JNE.

Awalnya saya search di google dengan keyword “JNE API”. Mengejutkan hasilnya, ternyata JNE tidak mengeluarkan atau membuat API. Entah dengan alasan apa perusahaan pengiriman itu memproteksi diri untuk tidak membuat API. Bahkan sekarang teknik-teknik lama sudah tidak bisa digunakan karena adanya captcha di web nya JNE(padahal dulu gak ada). Semakin jelas kan klo JNE memang memproteksi diri.

Stop. dari beberapa hasil pencarian google dengan keyword di atas akhirnya saya “nyasar” di http://api.ongkir.info/docs/index.html. dan inilah yang saya cari-cari selama ini.

Di bagian paling bawah web ongkir.info ada tulisan “Ongkir.Info tidak berafiliasi dengan perusahaan yang disebutkan.” WTF?? Saya heran  justru web/orang lain malah yang membuat API JNE.

Ok, cukup sampai sini kejengkelan saya terhadap JNE. Kita lanjut bagaimana cara memanfaatkan API yang diberikan oleh ongkir.info ini ?

pertama silahkan baca disini http://api.ongkir.info/docs/starting.html

Selanjutnya, lakukan registrasi di http://api.ongkir.info//akun/registrasi

Setalah mendapakan email verifikasi dari ongkir.info maka login ke http://api.ongkir.info/akun/login. Jika login sukses maka anda akan mendapatkan API-Key berupa deretan karakter sepanjang 32, digunakan untuk validasi pemanggilan API.

selanjutnya untuk memudahkan penggunaan API Ongkir.Info, telah disediakan pustaka (library) Anda dapat mendownload di http://api.ongkir.info/docs/example/php_sample.html.  buat file baru dengan nama class.php, copy paste script php di bagian Wrapper untuk API City dan Wrapper untuk API Cost.

berikut ini file class.php yang sudah saya modifikasi sedikit.


<?php
function get_city($query,$type)
{
//library yang harus anda download
require_once 'REST_Ongkir.php';

 $rest = new REST_Ongkir(array(
 'server' => 'http://api.ongkir.info/'
 ));

//ganti API-Key dibawah ini sesuai dengan API Key yang anda peroleh setalah mendaftar di ongkir.info
 $result = $rest->post('city/list', array(
 'query' => $query,
 'type' => $type,
 'courier' => 'jne',
 'API-Key' => 'ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ123456' ), 'JSON');

 try
 {
 $status = $result['status'];

 // Handling the data
 if ($status->code == 0)
 {
 return $cities = $result['cities'];
 //print_r($cities);
 //foreach ($cities->item as $item)
 //{
 //echo 'Kota: ' . $item . '<br />';
 // }
 }
 else
 {
 echo 'Tidak ditemukan kota yang diawali "band"';
 }

 }
 catch (Exception $e)
 {
 echo 'Processing error.';
 }
}

function get_cost($from, $to,$weight)
{
//library yang harus anda download
 require_once 'REST_Ongkir.php';

 $rest = new REST_Ongkir(array(
 'server' => 'http://api.ongkir.info/'
 ));

//ganti API-Key dibawah ini sesuai dengan API Key yang anda peroleh setalah mendaftar di ongkir.info
 $result = $rest->post('cost/find', array(
 'from' => $from,
 'to' => $to,
 'weight' => $weight.'000',
 'courier' => 'jne',
'API-Key' =>'ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ123456'
 ));

 try
 {
 $status = $result['status'];

 // Handling the data
 if ($status->code == 0)
 {
 $prices = $result['price'];
 $city = $result['city'];

 echo 'Ongkos kirim dari ' . $city->origin . ' ke ' . $city->destination . '<br /><br />';

 foreach ($prices->item as $item)
 {
 echo 'Layanan: ' . $item->service . ', dengan harga : Rp. ' . $item->value . ',- <br />';
 }
 }
 else
 {
 echo 'Tidak ditemukan jalur pengiriman dari surabaya ke jakarta';
 }

 }
 catch (Exception $e)
 {
 echo 'Processing error.';
 }
}

//$kota = get_city('ban','origin');
//echo json_encode($kota);

?>

Setelah itu buat lah form kira-kira tamplannya seperti ini:

Read more…

Skripsi/Tugas Akhir (BAB I-Penutup) cuma Rp.30.000

26 March 2011 Comments off

BUAT TEMAN2 YANG LAGI BINGUNG SKRIPSI, DISINI SAYA PUNYA KOLEKSI SKRIPSI DARI BERBAGAI FAKULTAS & JURUSAN, YAITU :

1.FIP/
ADMINISTRASI PENDIDIKAN/
KURIKULUM DAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN/
PENDIDIKAN ANAK USIA DINI/
PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR/
PENDIDIKAN LUAR BIASA/
PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH/
PENDIDIKAN PSIKOLOGI DAN BIMBINGAN/
TEKNOLOGI PENDIDIKAN/

2.FPBS/
BAHASA INDONESIA/
BAHASA INGGRIS/
PEND. BAHASA DAERAH/
PEND. BAHASA INDONESIA/
PEND. BAHASA INGGRIS/
PEND. BAHASA JEPANG/
PEND. BAHASA JERMAN /
PEND. BAHASA PRANCIS/
PEND. SENDRATASIK/
PEND. SENI RUPA/

3.FPEB/
AKUNTANSI/
EKONOMI KOPERASI/

4.FPMIPA/
BIOLOGI/
FISIKA/
ILMU KOMPUTER/
KIMIA/
MATEMATIKA/
PEND. BIOLOGI/
PEND. FISIKA/
PEND. ILMU KOMPUTER/
PEND. KIMIA/
PEND. MATEMATIKA/

5.FPTK/
PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO/

NB:BAGI YANG BERMINAT DAN INGIN MELIHAT JUDUL KOLEKSI SKRIPSI DARI SETIAP FAKULTAS DAN JURUSAN, PM SAYA DI v4thur_r89@yahoo.com

ANDA BISA MENDAPATKANNYA MULAI DARI BAB 1 SAMPAI BAB TERAKHIR/SELESAI HANYA DENGAN MENGGANTI BIAYA DOWNLOAD SEBESAR Rp. 30.000,-
YANG BERMINAT PM SAYA DI v4thur_r89@yahoo.com
YANG TIDAK BERMINAT FORWARD PESAN INI KE TEMAN ANDA YANG LAGI MEMBUTUHKAN

BEST REGARDS

Kerugian Penggunaan Cloud Computing

17 March 2011 Leave a comment
  1. Satu Pusat Masalah. Cloud Computing bisa dianalogikan dengan menempatkan semua telur didalam 1 keranjang. Ini artinya jika server induk bermasalah, semua sistem virtual machine didalamnya tidak bisa digunakan. Hal ini bisa diantisipasi dengan menyediakan fasilitas backup secara otomatis dan periodik atau dengan menerapkan prinsip fail over/clustering
  2. Spesifikasi Hardware. Cloud Computing membutuhkan spesifikasi server yang lebih tinggi untuk menjalankan server induk dan mesin virtual didalamnya
  3. Satu Pusat Serangan. Penempatan semua server dalam satu komputer akan menjadikannya sebagai target serangan. Jika hacker mampu menerobos masuk kedalam sistem induk, ada kemungkinan ia mampu menyusup kedalam server- server virtual dengan cara menggunakan informasi yang ada pada server induk

 

Kelebihan Cloud Computing

17 March 2011 5 comments

Dari semua penjelasan di atas, apa sebenarnya kelebihan dari Cloud Computing, terutama bagi dunia bisnis? Berikut beberapa di antaranya.

Tanpa Investasi Awal

Dengan cloud computing, kita dapat menggunakan sebuah layanan tanpa investasi yang signifikan di awal.

Ini sangat penting bagi bisnis, terutama bisnis pemula (startup). Mungkin di awal bisnis, kita hanya perlu layanan CRM untuk 2 pengguna. Kemudian meningkat menjadi 10 pengguna.

Tanpa model cloud computing, maka sejak awal kita sudah harus membeli hardware yang cukup untuk sekian tahun ke depan. Dengan cloud computing, kita cukup membayar sesuai yang kita butuhkan.

Mengubah CAPEX menjadi OPEX

Sama seperti kelebihan yang pertama, kelebihan yang kedua masih seputar keuangan.

Tanpa cloud computing, investasi hardware dan software harus dilakukan di awal, sehingga kita harus melakukan pengeluaran modal (Capital Expenditure, atau CAPEX). Sedangkan dengan cloud computing, kita dapat melakukan pengeluaran operasional (Operational Expenditure, atau OPEX).

Jadi, sama persis dengan biaya utilitas lainnya seperti listrik atau telepon ketika kita cukup membayar bulanan sesuai pemakaian. Hal ini akan sangat membantu perusahaan secara keuangan.

Lentur dan Mudah Dikembangkan

Dengan memanfaatkan Cloud Computing, bisnis kita dapat memanfaatkan TI sesuai kebutuhan. Perhatikan Gambar 2 di bawah untuk melihat beberapa skenario kebutuhan bisnis.

Penggunaan TI secara bisnis biasanya tidak datar-datar saja.

Dalam skenario “Predictable Bursting”, ada periode di mana penggunaan TI meningkat tajam. Contoh mudah adalah aplikasi Human Resource (HR) yang pada akhir bulan selalu meningkat penggunaannya karena mengelola gaji karyawan.

Untuk skenario “Growing Fast”, bisnis meningkat dengan pesat sehingga kapasitas TI juga harus mengikuti.

Contoh skenario “Unpredictable Bursting” adalah ketika sebuah website berita mendapat pengunjung yang melonjak karena ada berita menarik.

Skenario “On and Off” adalah penggunaan TI yang tidak berkelanjutan. Misalnya, sebuah layanan pelaporan pajak, yang hanya digunakan di waktu-waktu tertentu setiap tahun.

Predictable Bursting

Predictable Bursting

 

Tanpa layanan cloud computing, ke empat skenario ini akan membutuhkan perencanaan TI yang sangat tidak efisien, karena investasi TI harus dilakukan sesuai kapasitas tertinggi, walaupun mungkin hanya terjadi di saat-saat tertentu. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadi kegagalan layanan pada saat “peak time” tersebut.

Dengan cloud computing, karena sifatnya yang lentur dan mudah dikembangkan (elastic and scalable), maka kapasitas dapat ditingkatkan pada saat dibutuhkan, dengan biaya penggunaan sesuai pemakaian.

Fokus pada Bisnis, bukan TI

Dengan menggunakan Cloud Computing, kita dapat fokus pada bisnis utama perusahaan, dan bukan berkecimpung di dalam pengelolaan TI. Hal ini dapat dilakukan karena pengelolaan TI dilakukan oleh penyedia layanan, dan bukan oleh kita sendiri. Misalnya, melakukan patchingsecurity updateupgrade hardware, upgrade software, maintenance, dan lain-lain.

Apabila kita memiliki tim TI, maka tim tersebut dapat fokus pada layanan TI yang spesifik untuk bisnis kita, sedangkan hal-hal umum sudah ditangani oleh penyedia layanan.

Karakteristik Cloud Computing

17 March 2011 2 comments

Dengan semakin maraknya pembicaraan seputar cloud computing, semakin banyak perusahaan yang mengumumkan bahwa mereka menyediakan layanan cloud computing.

Akan sangat membingungkan bagi kita para pengguna untuk memastikan bahwa layanan yang akan kita dapatkan adalah cloud computing atau bukan.

Untuk mudahnya, dari semua definisi yang ada, dapat diintisarikan bahwa cloud computingideal adalah layanan yang memiliki 5 karakteristik berikut ini.

1. On-Demand Self-Services

Sebuah layanan cloud computing harus dapat dimanfaatkan oleh pengguna melalui mekanisme swalayan dan langsung tersedia pada saat dibutuhkan. Campur tangan penyedia layanan adalah sangat minim. Jadi, apabila kita saat ini membutuhkan layanan aplikasi CRM (sesuai contoh di awal), maka kita harus dapat mendaftar secara swalayan dan layanan tersebut langsung tersedia saat itu juga.

2. Broad Network Access

Sebuah layanan cloud computing harus dapat diakses dari mana saja, kapan saja, dengan alat apa pun, asalkan kita terhubung ke jaringan layanan. Dalam contoh layanan aplikasi CRM di atas, selama kita terhubung ke jaringan Internet, saya harus dapat mengakses layanan tersebut, baik itu melalui laptop, desktop, warnet, handphone, tablet, dan perangkat lain.

3. Resource Pooling

Sebuah layanan cloud computing harus tersedia secara terpusat dan dapat membagi sumber daya secara efisien. Karena cloud computing digunakan bersama-sama oleh berbagai pelanggan, penyedia layanan harus dapat membagi beban secara efisien, sehingga sistem dapat dimanfaatkan secara maksimal.

4. Rapid Elasticity

Sebuah layanan cloud computing harus dapat menaikkan (atau menurunkan) kapasitas sesuai kebutuhan. Misalnya, apabila pegawai di kantor bertambah, maka kita harus dapat menambah user untuk aplikasi CRM tersebut dengan mudah. Begitu juga jika pegawai berkurang. Atau, apabila kita menempatkan sebuah website berita dalam jaringan cloud computing, maka apabila terjadi peningkatkan traffic karena ada berita penting, maka kapasitas harus dapat dinaikkan dengan cepat.

5. Measured Service

Sebuah layanan cloud computing harus disediakan secara terukur, karena nantinya akan digunakan dalam proses pembayaran. Harap diingat bahwa layanan  cloud computingdibayar sesuai penggunaan, sehingga harus terukur dengan baik.

 

Cloud Computing (Bagian 1)

17 March 2011 Comments off

Indeks Artikel
Definisi

Karakteristik

Kelebihan

Kerugian

Source

Definisi Cloud Computing

Ketika kita membicarakan Cloud Computing, sebenarnya apakah kita membicarakan hal yang sama?

Banyak pihak memberikan definisi cloud computing dengan perbedaan di sana-sini. 

Wikipedia mendefinisikan cloud computing sebagai “komputasi berbasis Internet, ketika banyak server digunakan bersama untuk menyediakan sumber daya, perangkat lunak dan data pada komputer atau perangkat lain pada saat dibutuhkan, sama seperti jaringan listrik”.

Gartner mendefinisikannya sebagai “sebuah cara komputasi ketika layanan berbasis TI yang mudah dikembangkan dan lentur disediakan sebagai sebuah layanan untuk pelanggan menggunakan teknologi Internet.”

Forester mendefinisikannya sebagai “standar kemampuan TI, seperti perangkat lunak, platform aplikasi, atau infrastruktur, yang disediakan menggunakan teknologi Internet dengan cara swalayan dan bayar-per-pemakaian.”

Secara sederhana, Cloud Computing dapat kita bayangkan seperti sebuah jaringan listrik. Apabila kita membutuhkan listrik, apakah kita harus punya pembangkit listrik sendiri? Tentu tidak. Kita tinggal menghubungi penyedia layanan (dalam hal ini, PLN), menyambungkan rumah kita dengan jaringan listrik, dan kita tinggal menikmati layanan tersebut. Pembayaran kita lakukan bulanan sesuai pemakaian.

Kalau listrik bisa seperti itu, mengapa layanan komputasi tidak bisa? Misalnya, apabila sebuah perusahaan membutuhkan aplikasi CRM (Customer Relationship Management). Kenapa perusahaan tersebut harus membeli aplikasi CRM, membeli hardware server, dan kemudian harus memiliki tim TI khusus untuk menjaga server dan aplikasi tersebut?

Di sinilah cloud computing berperan. Penyedia jasa cloud computing seperti Microsoft, telah menyediakan aplikasi CRM yang dapat digunakan langsung oleh perusahaan tadi. Mereka tinggal menghubungi penyedia layanan (dalam hal ini, Microsoft), “menyambungkan” perusahaannya dengan layanan tersebut (dalam hal ini, melalui Internet), dan tinggal menggunakannya. Pembayaran? Cukup dibayar per bulan (atau per tahun, tergantung kontrak) sesuai pemakaian. Tidak ada lagi investasi di awal yang harus dilakukan.

Agar lebih mudah membayangkannya, silahkan lihat ilustrasi pada Gambar 1.

Cloud Computing

%d bloggers like this: